Menu Utama
Home
About Us
Product
Links
Contact Us
Search
News Feeds
FAQs
Wrapper
User Login





Lost Password?
No account yet? Register
Sindikasi
 
 
   
Home
 
 
Keluarga Besar Depkominfo Diajak Ikuti Jejak Pejuang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 17 August 2008

Jakarta - Dalam rangka momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-63 Republik Indonesia, Menkominfo Mohammad Nuh mengajak seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Caranya adalah dengan bercermin kepada pejuang.

Ajakan itu disampaikan Nuh, saat menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-63 RI di Lapangan Departemen Komunikasi dan Informatika, Jl. Medan Merdeka barat 9 Jakarta, Minggu (17/8/2008).

"Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada keluarga besar Depkominfo, untuk menjadikan cermin dari apa yang telah dilakukan para pejuang dan pahlawan kita didalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, agar kita bisa bersama-sama mengisi kemerdekaan yang telah kita peroleh ini dengan lebih baik dan sungguh-sungguh, yang tercermin dari hasil kerja kita masing-masing," katanya.

Dikatakan Nuh, merebut kemerdekaan memang harus dengan pengorbanan. Demikian juga dengan upaya mengisi kemerdekaan yang menjadi tugas kita bersama, juga perlu dan butuh pengorbanan.

"Ke depan, dalam rangka mengisi kemerdekaan, kita telah mencanangkan program pelayanan prima dalam pemberian perizinan, melalui dukungan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan memperkuat sumber daya manusia. Program yang selama ini dijalankan secara manual, ke depan diarahkan untuk dilakukan secara digital dengan memanfaatkan TIK," imbuh mantan Rektor ITS ini.

Diharapkan, melalui TIK, wacana untuk melakukan penyederhanaan perizinan dan upaya transparansi pengurusan perizinan, akan segera bisa tercapai. Untuk itulah, ke depan diperlukan penataan kembali proses-proses yang selama ini melekat dalam pengurusan izin, yang dirasakan masyarakat masih terkesan rumit, lama, dan mahal, disamping masih adanya ruang bagi praktek-praktek penyalahgunaan wewenang, harus dihilangkan.

Nuh meyakini, tiap perubahan, perbaikan, memerlukan adaptasi, baik adaptasi dari sisi para pelaku maupun sistemnya. Untuk itu bagi seluruh staf Depkominfo, katanya berharap, harus siap melakukan adaptasi tersebut, melalui penumbuhan kesadaran baru dan meningkatkan kualitas skill dan komptensi baru.

"Saya yakin, sebagai individu-individu dari bangsa, rasanya tidak ada satu pun di antara kita yang tidak menginginkan bangsa ini bisa maju. Persoalannya bagaimana masing-masing kita dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa ini ke depan. Jawabnya tentu mari kita bangun vektor-vektor yang mengarah ke resultante positif, siapa pun kita, di bagian manapun atau pada Satker manapun kita berada," katanya dalam rilis.

Artinya, imbuh Nuh, dalam beraktivitas dan menjalankan tugas kita boleh berbeda pendapat, tapi dalam membangun bangsa dalam memberikan pelayanan kepada para stakeholders, senantiasa perlu bahu-membahu, bersinergi, untuk kepentingan bersama, kepentingan departemen dan kepentingan bangsa Indonesia. "Hindari prinsip saling meniadakan atau zero sum games apalagi negative sum games. Yang harus dikembangkan positive sum games, bekerja sama untuk menuju ke arah yang lebih baik," tandasnya.

Sumber: www.detik.com  

Last Updated ( Monday, 18 August 2008 )
 
< Prev   Next >
 
 
Jejak Pendapat
Bagaimana pendapatmu tentang perkembangan IT di Indonesia?
 
Pengunjung
Berita Terbaru
 
 
 
.: Seluruh konten yang ada di website ini sepenuhnya menjadi hakcipa BuringIT, kecuali pada halaman yang secara jelas mencantumkan sumber yang menyadur dari web atau artikel luar. Penyalahgunaan konten untuk tujuan apaun di luar tanggungjawab kami. :.